Rabu, 23 Juli 2014

Masjid Tholabuddin

Mundurnya Prabowo Tak Pengaruhi Keabsahan Pilpres.

 

 

Capres Prabowo Subianto mengumumkan mundur dari pencalonan Selasa (22/7), dengan mengatakan proses pemilu itu bermasalah dan tidak demokratis.  


Capres Prabowo Subianto mengumumkan mundur dari pencalonan Selasa (22/7), beberapa jam sebelum KPU mengumumkan hasil rekapitulasi pilpres. 


Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo telah dinyatakan secara resmi sebagai  pemenang pemilu presiden Indonesia.
Kemenangan Jokowi  itu sudah diperkirakan luas.   Data resmi menunjukkan, ia memperolah 53 persen suara dalam pemilu 9 Juli.  
Beberapa jam sebelum hasil diumumkan, mantan Jendral Angkatan Darat Prabowo Subianto. mengumumkan ia mundur dari pencalonan, dengan mengatakan proses pemilu itu bermasalah dan tidak demokratis.
Thomas B. Pepinsky, guru besar madya jurusan pemerintahan Universitas Cornell  dan  presiden Institut Studi Indonesia Amerika berpendapat pengunduran diri Prabowo Subianto sebagai hal yang  membingungkan
"Membingungkan tapi legitimasi atau keabsahan pemilihan yang baru berakhir ini tidak dipengaruhi oleh pengunduran diri itu," kata Pepinsky.
Prabowo menuduh saingannya melakukan pembelian suara secara besar-besaran dan bentuk-bentuk kecurangan lain.  Ia dapat mengajukan banding ke Mahkamah Konstitusi, meskipun banyak pengamat mengatakan tuduhan penipuan itu dibesar-besarkan. 
Indonesia telah mengerahkan polisi dan militer untuk berjaga-jaga akan kemungkinan terjadinya kerusuhan politik.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar